Langsung ke konten
Alat praktis, mudah digunakan.Gratis

Stem Kecapi Sunda: Degung dan Madenda

Pilih laras dan nada da, petik satu senar, lalu ikuti jarumnya. Senar 6–11 seperti tutorial yang banyak dipakai, senar lain lewat oktaf, dan acuan bisa digeser agar cocok dengan suling grupmu.

mikrofon mati

Suara diproses di perangkatmu dan tidak dikirim ke server mana pun.

Nada target ——

Pilih profil: Degung, da = G untuk 18 senar, atau surupan 60 dan madenda untuk senar 6–11. Transposisi di Pengaturan menggeser nada da.

♪
Mainkan satu nada
—
Mainkan satu nada
Pengaturan

Untuk menyamakan dengan suling, mainkan nada yang sama dengan senar 6, target pertama setiap profil, lalu tangkap. Di mode bebas, pilih nada dan oktaf dulu. A4 halaman ini dihitung ulang.

Hasil latihan
—Dalam rentang (5 dtk)

Pilih profil dan aktifkan mikrofon.

Pasang di situs kamu

Tempel kode ini di HTML situs atau blog kamu untuk menampilkan alatnya di sana. Gratis, tanpa daftar.

Cara pakai
Bantuan dan penjelasan
Sekilas

Stem Kecapi Sunda: Degung dan Madenda

Kecapi Sunda, dalam bahasa Sunda kacapi, adalah alat petik berkotak kayu dengan senar logam dan kuda-kuda yang bisa digeser. Nadanya hanya lima, 1 da, 2 mi, 3 na, 4 ti, 5 la, berulang di setiap oktaf. Kacapi indung biasanya bersenar 18 (kadang 20), rincik sekitar 15, dan siter sekitar 20. Senar 1 paling tinggi, dan nomornya naik ke arah nada rendah.

Nada senar 6–11 kecapi Sunda per laras

Senar 1 paling tinggi; senar lain adalah oktaf dari baris ini. Degung: 1 da, 2 mi, 3 na, 4 ti, 5 la, 1 da. Madenda (penomoran relatif): 3 na, 4 ti, 5 la, 1 da, 2 mi, 3 na. Madenda untuk da = G (keyakinan sedang): G4, F♯4, E4, C4, B3, G3. Temperamen sama, A4 = 440 Hz.

SenarDegung, da = GDegung, surupan 60Madenda, surupan 60
6G4 · 392,00F♯4 · 369,99F♯4 · 369,99
7F♯4 · 369,99F4 · 349,23F4 · 349,23
8D4 · 293,66C♯4 · 277,18D♯4 · 311,13
9C4 · 261,63B3 · 246,94B3 · 246,94
10B3 · 246,94A♯3 · 233,08A♯3 · 233,08
11G3 · 196,00F♯3 · 185,00F♯3 · 185,00

Jaenudin (2024), Jurnal Panggung 34(3), ISBI Bandung

Cara pakai

  1. Pilih profil: Degung, da = G untuk 18 senar, atau surupan 60 dan madenda untuk senar 6–11. Transposisi di Pengaturan menggeser nada da.
  2. Ketuk Aktifkan mikrofon dan petik satu senar saja; redam senar di sebelahnya.
  3. Mulai dari senar 6 (da), lalu 7 sampai 11. Putar pasak pelan-pelan: hijau berarti selisih sampai ±5 cent, kuning sampai ±20 cent.
  4. Samakan senar lain per oktaf: da di 1, 6, 11, 16; mi di 2, 7, 12, 17; na di 3, 8, 13, 18; ti di 4, 9, 14; la di 5, 10, 15.
  5. Kalau suling grup berbeda, ubah Acuan nada A atau Koreksi intonasi, atau pakai Tangkap acuan.
Bantuan dan penjelasan

Stem kecapi ini mengikuti cara yang banyak dipakai: senar 6–11 distem dengan tuner ke G4, F♯4, D4, C4, B3, G3 (laras degung, da = G), lalu senar lain disamakan per oktaf. Ada juga profil surupan suling 60, madenda, dan mode kromatis bebas. Tidak ada frekuensi resmi: acuannya suling atau gamelan grupmu.

Senar 6–11 dulu, sisanya per oktaf

Nanang Jaenudin (Jurnal Panggung, ISBI Bandung, 2024) membahas tutorial video populer tahun 2019: da, mi, na, ti, la, da di senar 6–11 distem dengan tuner, lalu senar lain disamakan bunyinya dengan senar yang sudah distem.

Pada kacapi indung 18 senar, oktafnya G5, F♯5, D5, C5, B4 untuk senar 1–5 dan F♯3, D3, C3, B2, G2, F♯2, D2 untuk senar 12–18. Ini hasil penurunan, bukan dari tutorial, tetapi kecapi siter da = G yang diukur jurnal Dewa Ruci (2025) juga punya G5 di atas dan D2 di nada ke-18. Kecapi 20 senar, rincik, dan siter: stem menurut nadanya.

Nada da, suling, dan acuan

Surupan, tinggi nada dasar, diambil dari suling atau gamelan. Dalam tembang Sunda Cianjuran, acuannya suling enam lubang 60, 61, atau 62 cm. Jurnal Panggung (2026) mencatat da di 729,2 Hz (60 cm), 716,3 Hz (61 cm), dan 696,9 Hz (62 cm); dua suling 60 cm lain terukur 740 dan 747 Hz. Suling sepanjang sama bisa berbeda sekitar 25 cent. Cek sulingmu dengan tuner suling.

Transposisi 0 berarti da = G, −1 F♯ (surupan 60), −2 F (menurut Wim van Zanten kurang lebih standar di Cianjuran), dan +1 G♯ (suling 54, perkiraan). Suling 61 cm ada di antara F dan F♯: pilih −2 dan Koreksi intonasi sekitar +44 cent, atau tangkap nadanya. Untuk 18 senar surupan 60, pakai profil da = G dengan Transposisi −1.

Laras madenda (sorog)

Untuk madenda, naikkan senar 3, 8, 13, dan 18 satu nada penuh; senar lain tetap. Pada surupan 60, senar 8 naik dari C♯4 ke D♯4; pada da = G, dari D4 ke E4. Profil madenda da = G keyakinannya sedang: aturannya bersumber kuat, tetapi belum ada sumber dengan nada persisnya dalam G.

Sekolah dan ISBI memakai penomoran relatif: di madenda senar 6 dibaca 3 (na), lalu 4 ti, 5 la, 1 da, 2 mi. Banyak pemain memakai penomoran mutlak (senar 6 = 1). Tuner memakai penomoran relatif.

Laras salendro: hanya da yang tetap

Dalam Cianjuran, hanya da salendro yang diambil dari suling; nada 2 sampai 5 ditentukan pemain menurut rasa larasnya. Seniman seperti Caca Sopandi menyukai salendro padantara berjarak 240 sen, tetapi itu model; kecapi yang diukur van Zanten sedikit menyimpang.

Zona hijau tuner hanya ±5 cent, jadi salendro tidak diberi profil. Titik awal untuk da = F♯: mi sekitar E −40 cent (322,1 Hz), na C♯ +20 (280,4 Hz), ti B −20 (244,1 Hz), la G♯ +40 (212,5 Hz). Di mode bebas, pilih nadanya, isi Koreksi intonasi, lalu selesaikan dengan telinga.

Tuner dan tangga nada Barat

Peneliti ISBI meminta penyeteman degung dengan nada Barat dipertimbangkan kembali: kemiripannya dengan do-mi-fa-sol-si-do 89% pada teori Kusumadinata, tetapi 69% dan 86% pada dua suling 60 cm. Van Zanten justru menilai temperamen sama cukup cocok untuk pelog dan sorog kecapi Cianjuran. Jadikan tuner titik awal, lalu cocokkan dengan suling.

Kecapi Batak, kecapi Dayak, dan sape'

Kecapi Batak biasanya berarti hasapi, alat petik Batak Toba bersenar dua tanpa fret. Setelannya relatif dan berbeda menurut sumber dan acara. Kecapi Dayak Kalimantan Tengah, pengiring karungut, bersenar 2 atau 3 dan distem dengan telinga. Pakai mode kromatis bebas atau tuner kromatik. Sape' adalah alat lain, tanpa setelan baku.

Tips

  • Naikkan nada dari bawah ke target; kalau kelewatan, kendurkan dulu.
  • Senar tinggi yang tipis mudah putus: cek oktafnya di tuner sebelum mengencangkan.
  • Setelah selesai, cek lagi senar da (1, 6, 11, 16); senar yang distem duluan sering bergeser.

Pertanyaan umum

Apa stem kecapi Sunda yang paling umum?

Degung dengan senar 6–11 di G4, F♯4, D4, C4, B3, G3; senar lain per oktaf. Untuk suling 60 cm, turunkan setengah nada (da = F♯).

Berapa Hz nada dasar kecapi?

Tidak ada angka resmi. Da mengikuti suling atau gamelan grup; da tinggi suling 60 cm terukur 729–747 Hz.

Bagaimana mengubah degung ke madenda?

Naikkan senar 3, 8, 13, dan 18 satu nada penuh: D ke E pada da = G, C♯ ke D♯ pada surupan 60.

Apakah perlu aplikasi stem kecapi?

Tidak. Halaman ini berjalan di browser HP, dan suara diproses di perangkatmu.

Bisa untuk stem kecapi Batak atau Dayak?

Bisa, dengan mode kromatis bebas; keduanya belum punya setelan baku yang terdokumentasi.