Latihan Ritme Musik Online
Ritme dilatih dengan mengetuk: mendengar lalu menirukan, membaca not lalu memainkannya tepat waktu, mendengar lalu menuliskannya. Latihan ritme musik ini melatih ketiganya, dari not seperempat sampai triol, dalam 2/4, 3/4, 4/4, dan 6/8, dan menunjukkan setiap ketukan terlalu cepat atau terlambat dalam milidetik.
Cara pakai
- Pilih mode: Tiru (dengar lalu ulangi), Baca (lihat notnya lalu ketuk), atau Dikte (dengar lalu susun ritmenya dari nilai not).
- Pilih level, tanda birama, dan tempo. Mulai pelan, sekitar 60 BPM.
- Ketuk Mulai: ada satu birama hitungan awal dan, di mode tiru, ritmenya diputar; setelah itu giliranmu mengetuk area besar, menekan spasi, atau bertepuk tangan.
- Setiap not berubah hijau (sampai 35 ms), kuning (sampai 75 ms), atau merah, dengan selisihnya di bawah. Di dikte, ketukan yang salah menjadi merah dan jawabannya ditampilkan.
- Pada pemakaian pertama, ketuk Kalibrasi latensi dan ketuk bersama bunyi kliknya; untuk tepuk tangan, biarkan mikrofon mendengar speaker.
Bantuan dan penjelasan
Kamu mengetuk layar, menekan spasi, atau bertepuk tangan; mikrofon hanya mendeteksi awal bunyi, di perangkatmu sendiri. Karena setiap HP dan komputer sedikit menunda suara, alat ini mengukur latensinya sekali lalu menguranginya dari ketukanmu.
Level, dari not seperempat sampai triol
Setiap level menambah nilai not baru dan mencampur yang sebelumnya: 1, not seperempat (1/4), not setengah (1/2), dan tanda diam; 2, not seperdelapan (1/8); 3, not seperenambelas (1/16); 4, not bertitik; 5, sinkop (seperdelapan-seperempat-seperdelapan dan seperenambelas-seperdelapan-seperenambelas, pola dasar samba dan banyak lagu pop); 6, triol. Di 6/8, satu ketukan adalah not seperempat bertitik yang dibagi menjadi tiga not seperdelapan, dan level terakhirnya memakai duol.
Cara membaca hasilnya
Sampai sekitar 30 ms, telinga mendengarnya sebagai bersamaan; antara 30 dan 75 ms sudah terdengar "hampir"; lebih dari itu, ritmenya mulai berantakan. Selisih yang konsisten lebih berharga daripada satu ketukan sempurna: orang yang selalu meleset 20 ms ke arah yang sama lebih stabil daripada orang yang maju-mundur.
Tips
- Hitung nilai not terkecil di bagian itu dengan suara keras: dengan not seperenambelas, empat per ketukan; di 6/8, keenam not seperdelapan dengan tekanan di 1 dan 4.
- Ketuk dengan ujung jari dan tanpa tenaga: ketukan yang berat cenderung terlambat.
- Terlalu cepat adalah kesalahan paling umum, karena kita mendahului bunyi klik. Tunggu bunyinya.
- Naikkan tempo hanya setelah beberapa kali berturut-turut mencapai di atas 90%.
- Saat memakai tepuk tangan, klik dimatikan di giliranmu (kalau tidak, mikrofon akan mendengar speaker); kalau mikrofon menangkap bising, turunkan sensitivitasnya.
Pertanyaan umum
Bagaimana cara melatih ritme musik?
Sedikit setiap hari, pelan, dan sambil menghitung: dengar lalu ulangi, baca lalu mainkan, dengar lalu tulis. Mulai dengan not seperempat di 60 BPM dan naik level hanya kalau sudah benar dengan mudah; setelah itu bermainlah bersama metronome.
Apa itu dikte ritme?
Mendengar sebuah ritme lalu menuliskannya dengan nilai not yang benar. Di sini kamu menyusunnya ketukan demi ketukan dengan memilih nilai not; koreksinya per ketukan dan jawabannya ditampilkan.
Apa itu membaca ritme?
Mengetuk atau memainkan ritme yang tertulis, tanpa melodi. Notnya muncul di paranada satu garis dan kamu mengetuk setelah satu birama hitungan awal.
Apa itu sinkop?
Tekanan di luar ketukan kuat: not yang dimulai di sela ketukan dan berlanjut melewati ketukan berikutnya, seperti pada seperdelapan-seperempat-seperdelapan.
Bagaimana menghitung birama 6/8?
Ada dua ketukan yang masing-masing berisi tiga not seperdelapan: hitung "1 2 3 4 5 6" dengan tekanan di 1 dan 4. Hitungan awal alat ini memutar not seperdelapan di 6/8 supaya kamu bisa merasakannya.
Kenapa latensi perlu dikalibrasi?
Setiap perangkat menunda suara dan sentuhan, dari 10 ms sampai lebih dari 200 ms dengan earphone Bluetooth. Tanpa dikurangi, kamu akan terlihat selalu terlambat. Hasil ukurnya disimpan di perangkat.